Keselamatan Penggunaan Perkakas Listrik (Power Tool)

29 Mei 2017

Di Amerika Serikat, penggunaan perkakas tangan (hand tool) dan perkakas listrik (power tool) mengakibatkan ratusan ribu pekerja mengalami cedera serius setiap tahunnya. Bureau of Labor Statistics dan OSHA

Sumber: calipso-st.ru

Setiap peralatan kerja sebetulnya bisa berbahaya jika digunakan dengan cara yang tidak tepat, bahkan ada beberapa alat yang bisa menimbulkan bahaya serius dibanding peralatan lain, salah satunya perkakas listrik (power tool).

 

Apa Itu Perkakas Listrik (Power Tool)?

Perkakas listrik (power tool) adalah peralatan kerja yang sumber tenaganya bukan dari manusia, melainkan dari tenaga listrik atau tenaga pneumatik (tekanan udara).

Perkakas listrik dapat mengakibatkan cedera fatal, di mana pekerja yang menjadi korban kemungkinan bisa mengalami cacat atau tidak akan kembali pulih sepenuhnya, bahkan dalam beberapa kasus, bisa mengakibatkan kematian.

Berikut fakta kecelakaan yang berhubungan dengan peralatan kerja berdasarkan data Bureau of Labor Statistics (BLS) dan Occupational Safety and Health Administration (OSHA):

  • Pada tahun 2012, kecelakaan yang berhubungan dengan peralatan kerja menyumbang 712 kematian di semua industri.
  • Sekitar 6% dari semua kecelakaan fatal di tempat kerja secara langsung disebabkan oleh perkakas listrik.
  • Survei memperkirakan, sebanyak 400.000 pekerja mengalami cedera serius akibat perkakas tangan dan perkakas listrik setiap tahunnya.

 

Maka dari itu, OSHA merekomendasikan setiap pekerja untuk selalu mengikuti prosedur bekerja aman dan melakukan tindakan pencegahan saat menggunakan peralatan kerja, terutama perkakas listrik. Hal ini dimaksudkan agar pekerja dapat melakukan pekerjaannya dengan aman dan selamat.

Panduan Aman Menggunakan Perkakas Listrik(PowerTool)

Setiap peralatan kerja memiliki aturan penggunaan dan tindakan pencegahan berbeda, hal ini berlaku juga untuk perkakas listrik. Pemahaman mengenai keselamatan penggunaan perkakas listrik harus diperhatikan agar pekerja dapat melakukan pekerjaannya dengan aman.

Berikut panduan aman menggunakan perkakas listrik:

Bor Listrik

Bor listrik atau bor tangan berfungsi untuk melubangi kayu, besi, atau beton/ tembok. Bor listrik umumnya berbentuk pistol besar dengan penutup terbuat dari plastik atau logam. Bor ini memiliki spesifikasi beragam berdasarkan ukuran mata bor, ukuran motor, dan kecepatan.

Sumber: netnews.vn

Pada dasarnya, bor listrik akan memberikan hasil yang baik apabila digunakan dengan kecepatan yang tepat dan menggunakan jenis mata bor yang sesuai. Cara penggunaan bor juga harus Anda perhatikan. Memang hal ini terlihat sepele, namun ternyata masih banyak pekerja yang belum bisa menggunakannya dengan tepat dan memerhatikan aspek-aspek keselamatan saat mengoperasikannya.

Keselamatan menggunakan bor listrik:

  • Sebelum mengebor, ketahui media apa yang akan dibor untuk menentukan jenis dan ukuran mata bor yang digunakan
  • Gunakan alat pelindung diri (APD) di antaranya kacamata keselamatan, sarung tangan anti getaran, sepatu keselamatan, helm keselamatan dan earplug/ earmuff bila Anda terpapar kebisingan
  • Pastikan untuk memegang bor listrik dengan hati-hati agar tidak merusak alat atau mengakibatkan cedera
  • Berikan tanda pada bagian yang akan di bor dengan menggunakan pin punch/ penitik dan palu untuk menghindari mata bor tergelincir pada saat pengeboran
  • Gunakan selalu mata bor yang tajam untuk menjamin keselamatan pada operasi pengeboran
  • Gunakan selalu cairan pendingin untuk mendinginkan mata bor, mengurangi tingkat keausan dan menjaga ketajaman mata bor
  • Tidak diperkenankan menggunakan ukuran mata bor lebih kecil/ besar dari ukuran mata bor yang disarankan
  • Dilarang menekan mata bor dengan kaki untuk menambah kekuatan penekanan pengeboran
  • Pegang mesin bor dengan kuat agar mesin bor tidak terpental pada saat digunakan. Bila tangan kanan memegang pelatuk, maka posisikan tangan kiri ke belakang badan bor untuk membantu mendorong bor ke depan saat proses mengebor terutama untuk media yang keras.

Catatan:

Sebelum memasang mata bor, pastikan steker/ colokan bor tidak terhubung dengan stop kontak untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Untuk cara pemasangan dan penggunaan mata bor lakukan sesuai petunjuk produsen. Pastikan Anda menggunakan kacamata keselamatan dan APD lainnya saat memasang mata bor.

Impact Wrench

Impact wrench adalah sebuah alat yang berfungsi untuk mengencangkan dan melonggarkan baut/ mur dengan kecepatan tinggi atau rendah. Perkakas listrik ini memiliki bentuk dan ukuran yang beragam sesuai tujuan penggunaannya. Impact wrench terdiri dari dua tipe, yakni air impact wrench dan electric impact wrench.

Sumber: affordabletoolstexas.com

Air impact wrench digunakan untuk hampir seluruh kebutuhan industri. Sedangkan electric impact wrench digunakan untuk pekerjaan ringan karena alat ini memberikan torsi yang lebih rendah daripada air impact wrench dengan ukuran yang sama.

Keselamatan menggunakan impact wrench:

  • Sebelum mengoperasikan impact wrench, gunakan APD yang diperlukan, di antaranya kacamata keselamatan, sarung tangan anti getaran, sepatu keselamatan, helm keselamatan dan earplug/ earmuff bila Anda terpapar kebisingan
  • Pastikan kondisi impact wrench dalam keadaan baik
  • Pilih kunci shock/ socket yang sesuai dengan ukuran baut atau mur yang akan diputar
  • Jangan menggunakan kunci shock/  socket  yang sudah rusak atau aus
  • Pakailah selalu minyak pelumas pada baut dan mur yang diputar untuk memudahkan pemutaran
  • Lihat dengan teliti kedudukan tombol pengatur arah putaran impact wrench, sesuaikan dengan pekerjaan yang akan dilakukan
  • Pegang tegak lurus impact wrench pada kedudukan baut dan mur yang akan diputar
  • Jika menggunakan impact wrench yang cukup besar, maka posisi tubuh harus stabil dan pegangan harus kuat
  • Jangan mengoperasikan alat tanpa pembebanan. Sebab, impact wrench akan mengalami keausan lebih cepat jika tidak memiliki beban saat dioperasikan
  • Pastikan bidang atau media yang dikerjakan terpasang kuat sehingga tidak akan bergerak saat alat dioperasikan
  • Pastikan putaran impact wrench sudah sesuai saat melepas dan memasang baut atau mur.

Gerinda Tangan

Gerinda tangan atau biasa disebut angle grinder adalah perkakas listrik yang digunakan untuk mengasah, memotong, menghaluskan permukaan benda kerja, merapikan hasil pemotongan, merapikan hasil las, membentuk lengkungan pada benda kerja bersudut, dan membersihkan karat. Gerinda tangan paling banyak digunakan untuk industri migas, galangan kapal, konstruksi, pabrik metal, dan bengkel.

Sumber: hubnames.com

Berdasarkan fungsinya, awalnya gerinda tangan hanya bisa digunakan untuk benda kerja berbahan logam. Namun kini terdapat juga gerinda tangan yang bisa digunakan untuk benda kerja bukan logam, dengan syarat batu atau mata gerinda yang digunakan harus sesuai dengan benda kerja. Perlu Anda perhatikan, untuk penggunaan gerinda pada benda kerja bukan logam dibutuhkan kehati-hatian lebih karena risiko bahaya bisa lebih besar.

Menurut data OSHA, gerinda tangan merupakan salah satu penyumbang kecelakaan kerja terbesar di industri migas. Maka, OSHA merekomendasikan supervisor atau safety officer harus proaktif dalam memberikan pelatihan tentang penggunaan gerinda tangan dengan aman.

Keselamatan menggunakan gerinda tangan:

  • Sebelum menggerinda, gunakan APD yang diperlukan, di antaranya kacamata keselamatan, tameng muka (face shield), sarung tangan, helm keselamatan, sepatu keselamatan, masker, dan earplug/ earmuff bila Anda terpapar kebisingan
  • Cabut steker/ colokan dari stop kontak ketika akan mengganti batu gerinda
  • Ganti batu gerinda menggunakan kunci standar yang sudah disediakan
  • Gerinda yang digunakan untuk memotong tidak boleh digunakan untuk ampelas
  • Sebelum digunakan, pastikan penutup batu gerinda terikat dengan baik dan tidak ada bagian yang longgar
  • Pastikan batu gerinda dalam kondisi baik (tidak pecah, retak atau terkunci), tajam dan anti slip. Gunakan batu gerinda yang sesuai dengan media atau benda kerja yang akan di gerinda
  • Pastikan batu gerinda terpasang kuat dan simetris. Batu gerinda yang terpasang asimetris akan berisiko pecah pada putaran tinggi
  • Jangan menggunakan mesin gerinda dengan kondisi batu gerinda yang sudah berukuran kecil
  • Cobalah gerinda terlebih dahulu sebelum digunakan dan pastikan semua tombol bekerja dengan baik, gerinda tidak mengeluarkan suara abnormal, dan putaran batu gerinda tidak menghasilkan getaran besar
  • Sesuaikan penekanan dengan jenis mata gerinda, hindari menekan terlalu kuat saat menggerinda
  • Pegang mesin gerinda dengan kedua tangan untuk menstabilkan posisi penggerindaan
  • Arahkan percikan ke posisi bawah
  • Pastikan posisi batu gerinda dengan permukaan material atau benda kerja yang di gerinda harus tepat
  • Pastikan area penggerindaan bebas dari bahan-bahan mudah terbakar
  • Beri tahu pekerja di sekitar Anda agar tidak berada terlalu dekat saat menggerinda
  • Posisi tubuh harus stabil saat menggerinda
  • Pastikan gerinda dalam keadaan mati ketika Anda menaruh gerinda ke lantai.

Gergaji Jigsaw

Mesin gergaji jigsaw adalah perkakas listrik yang berfungsi untuk memotong kayu dan material lainnya dengan pola potongan detail dan bervariasi, seperti pola zig-zag, melengkung, melingkar atau berkelok.

Gergaji jigsaw memiliki mata pisau yang tipis sehingga kurang cocok digunakan untuk memotong papan tebal karena bisa menghasilkan potongan yang kurang rata. Namun, bila Anda ingin memotong material tripleks dengan pola lingkaran atau berbentuk lekukan lain, maka alat ini akan sangat membantu.

Sumber: uk-jigsawblades.co.uk

Gergaji jigsaw ini dapat digunakan untuk memotong beberapa material selain kayu dengan catatan pisau gergaji yang digunakan harus sesuai dengan material yang akan dipotong. Gergaji jigsaw juga dapat digunakan pada posisi bidang kerja yang fleksibel, tidak harus digunakan pada meja kerja bidang datar.

Keselamatan menggunakan gergaji jigsaw:

  • Gunakan APD sebelum mengoperasikan gergaji jigsaw, di antaranya kacamata keselamatan, sarung tangan, helm keselamatan, sepatu keselamatan, dan earplug/ earmuff bila terpapar kebisingan
  • Periksa kondisi gergaji jigsaw untuk memastikan mesin dalam keadaan baik dan aman digunakan
  • Pasang mata pisau yang sesuai dengan jenis dan ketebalan material yang akan dipotong, kemudian kencangkan bautnya menggunakan kunci L
  • Ukur benda kerja yang akan dipotong menggunakan sketmatch/ jangka sorong dan berikan tanda pada hasil pengukuran tadi
  • Masukkan material atau benda kerja ke dalam ragum dan sesuaikan ukurannya dengan mata pisau
  • Posisikan bagian yang sudah diberi tanda tepat pada mata pisau untuk memperoleh hasil potongan terbaik
  • Pasang steker gergaji pada stop kontak listrik dan atur kecepatan gerakan mata pisau sesuai kebutuhan
  • Pegang mesin gergaji jigsaw dengan kedua tangan
  • Pastikan posisi gergaji tegak lurus saat pemotongan berlangsung. Hindari memegang gergaji dengan posisi serong/ miring karena hasil pemotongan menjadi tidak rapi.

Penyimpanan dan Perawatan Perkakas Listrik

Perawatan Perkakas Listrik

Setelah selesai digunakan:

  • Bersihkan bagian luar perkakas dari debu, kotoran, minyak dan gemuk
  • Lepas perlengkapan perkakas listrik, seperti mata pisau, mata bor, atau batu gerinda
  • Bersihkan perlengkapan perkakas dari kotoran, minyak, dan gemuk
  • Simpan kembali perkakas ke tempat semula.

Perawatan berkala:

  • Berikan pelumas pada bagian mesin yang bergerak
  • Bersihkan bagian dalam perkakas dengan membongkar bagian tutup/ pelindung
  • Lakukan pemeriksaan rutin terhadap bagian kelistrikan perkakas.

Perawatan intensif (dilakukan apabila diperlukan akibat kerusakan ringan):

  • Lakukan pengasahan pada perlengkapan perkakas listrik yang tumpul
  • Kencangkan baut pengikat yang longgar pada perkakas
  • Lakukan perbaikan pada perlengkapan atau bagian perkakas yang mulai aus atau berubah bentuk.

Penyimpanan Perkakas Listrik

Sumber: pinterest.com

  • Letakkan perkakas listrik di dalam lemari terpisah dengan alat-alat lain
  • Gantungkan pada panel alat
  • Masukkan ke dalam box khusus perkakas listrik.

Adapun pertimbangan saat memilih tempat penyimpanan adalah keamanan perkakas, kemudahan pengambilan dan penyimpanan perkakas serta keselamatan perkakas dari kerusakan. 

*             *             *

Penggunaan perkakas listrik di tempat kerja memiliki dampak yang cukup besar terhadap keberlangsungan proses kerja hingga keselamatan kerja para penggunanya. Penggunaan perkakas listrik bisa sangat membantu penggunanya, namun bisa juga mendatangkan bahaya bagi penggunanya. Maka, pastikan Anda menggunakan perkakas listrik dengan tepat dan aman.

Semoga Bermanfaat, Salam Safety!

Sumber: www.SafetySign.co.id




Baca juga
10 Agustus 2017
SAFETY STORY: Keselamatan Kerja Bukan Hanya Milik Anda
Menjadi seorang Safety Officer bukan perkara mudah. Sebagai seorang yang peduli terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja, tak jarang aku malah dianggap sebagai pengganggu, si cerewet, bahkan penghambat proses kerja mereka.

3 Agustus 2017
SAFETY STORY: Pelajaran Berharga dari Smoking Area
Agus yang selama ini menganggap pekerjaannya hanya pekerjaan biasa yang tidak perlu menggunakan Alat Pelindung Diri sedemikian rupa, saat itu diingatkan oleh Justin untuk mengenakannya.

26 Juli 2017
Waspada Hepatitis B dan C, Penyakit Mematikan Tanpa Gejala
Banyak kasus, seseorang baru mengetahui dirinya mengidap hepatitis saat sudah memasuki fase kronis.

13 Juli 2017
SAFETY STORY: Tragedi Bertelanjang Kaki
Imran jatuh seketika. Kakinya yang tidak dilindungi dengan sepatu safety itu menghantam kerangka besi yang memiliki bagian runcing yang mencuat di beberapa sisi. Bilah-bilah besi pun tertancap di sana. Tepat di telapak kakinya.

23 Juni 2017
6 Poin Penting Tentang Inspeksi K3 yang Harus Diketahui Supervisor
Inspeksi kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dapat membantu perusahaan dalam mencegah kecelakaan, cedera dan penyakit akibat kerja (PAK).