´╗┐[INFOGRAFIS] Cara Sederhana Mencegah Dehidrasi Saat Berpuasa

19 Juni 2017

Saat berpuasa kita tetap membutuhkan jumlah cairan yang sama seperti hari biasa. Namun perbedaannya terletak pada pola konsumsi cairan. Kita perlu mengatur berapa banyak air yang harus diminum pada waktu-waktu di luar waktu berpuasa agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.

Sumber: rd.com

Air merupakan komponen terbesar di dalam tubuh manusia. Besarannya bervariasi berdasarkan usia. Kandungan air pada bayi mencapai 80%, orang dewasa 60%, dan orang lanjut usia 50% . Guna menjamin optimalnya kinerja organ-organ tubuh maka memenuhi kebutuhan cairan sangat penting untuk dilakukan, terutama saat kita berpuasa.

Perlu diketahui, dalam keadaan normal, volume cairan yang hilang dari tubuh setiap hari antara 1.000- 4.500 ml. Entah melalui buang air kecil, buang air besar, keringat, dan kehilangan cairan yang tidak terasa, seperti saat kita tidur. Saat sedang berpuasa, kita harus menunggu sampai saatnya berbuka untuk menggantikan cairan yang hilang.

 

Bagi beberapa orang, kondisi ini membuat mereka rentan terserang dehidrasi. Dengan asupan cairan yang terbatas dan aktivitas yang tetap padat, seseorang akan sangat mudah mengalami dehidrasi, baik disadari ataupun tidak.

Dehidrasi adalah gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh, di mana tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan, sehingga membuat kinerja berbagai sistem tubuh menjadi terganggu. Gejala yang dirasakan biasanya kelelahan, pusing, konsentrasi berkurang, haus, jarang buang air kecil, urine berwarna kuning gelap serta berbau lebih kuat, kulit kering, mual, hingga jatuh pingsan.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk melakukan tindakan preventif agar tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa. Kita harus mengatur asupan air yang masuk ke dalam tubuh agar puasa jadi lebih lancar tanpa dehidrasi. Sekarang pertanyaannya, bagaimana cara mencegah agar tubuh tidak mengalami dehidrasi saat berpuasa? Berapa banyak air putih yang sebaiknya diminum dalam sehari? Lihat infografis berikut ini!

Sebenarnya kebutuhan asupan air pada setiap orang bisa berbeda-beda, meskipun memang umumnya disarankan minimal delapan gelas per hari. Banyaknya cairan yang diperlukan tergantung dari berat badan, aktivitas tubuh hingga iklim.

Dalam kondisi puasa, pemenuhan kebutuhan asupan air akan terasa agak sulit karena minum hanya boleh dilakukan saat buka puasa dan sahur. Untuk itu, perlu dilakukan pengaturan konsumsi cairan agar kebutuhan air dapat terpenuhi dan tubuh terhindar dari dehidrasi. Dengan mengatur pola minum, tentu akan mempermudah kita memenuhi kebutuhan cairan harian meski dalam kondisi berpuasa.

Saat berbuka puasa, kita juga disarankan mengonsumsi buah segar, jus murni, atau makanan yang mengandung banyak air untuk mempercepat pemulihan tubuh dari rasa haus dan dahaga. Yuk, lakukan langkah pencegahan dehidrasi berdasarkan infografis di atas agar puasa kita tetap berjalan lancar.

Semoga bermanfaat, Salam safety!

Sumber: www.SafetySign.co.id




Baca juga
10 Agustus 2017
SAFETY STORY: Keselamatan Kerja Bukan Hanya Milik Anda
Menjadi seorang Safety Officer bukan perkara mudah. Sebagai seorang yang peduli terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja, tak jarang aku malah dianggap sebagai pengganggu, si cerewet, bahkan penghambat proses kerja mereka.

3 Agustus 2017
SAFETY STORY: Pelajaran Berharga dari Smoking Area
Agus yang selama ini menganggap pekerjaannya hanya pekerjaan biasa yang tidak perlu menggunakan Alat Pelindung Diri sedemikian rupa, saat itu diingatkan oleh Justin untuk mengenakannya.

26 Juli 2017
Waspada Hepatitis B dan C, Penyakit Mematikan Tanpa Gejala
Banyak kasus, seseorang baru mengetahui dirinya mengidap hepatitis saat sudah memasuki fase kronis.

13 Juli 2017
SAFETY STORY: Tragedi Bertelanjang Kaki
Imran jatuh seketika. Kakinya yang tidak dilindungi dengan sepatu safety itu menghantam kerangka besi yang memiliki bagian runcing yang mencuat di beberapa sisi. Bilah-bilah besi pun tertancap di sana. Tepat di telapak kakinya.

23 Juni 2017
6 Poin Penting Tentang Inspeksi K3 yang Harus Diketahui Supervisor
Inspeksi kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dapat membantu perusahaan dalam mencegah kecelakaan, cedera dan penyakit akibat kerja (PAK).