Sang Juara Safety 3: Safety adalah Sebuah Jalan Hidup

23 November 2011

Artikel ini adalah lanjutan dari seri artikel yang membahasa salah satu “Juara Safety” dari  12 Perusahaan dengan kategori America's Safest Companies in 2010 versi EHS Magazine.

EuroKera North America’s (EKNA) adalah perusahaan di Amerika yang memproduksi berbagai fasilitas memasak berbahan kaca keramik.

Safety Process di perusahaan yang menjadi salah satu “Juara Safety” dengan kategori America's Safest Companies in 2010 versi EHS Magazine ini dijadikan contoh keksuksesan safety process dalam sebuah buku yang berjudul Removing Obstacles to Safety yang ditulis oleh Judy Agnew.

Berikut ini adalah poin poin mengenai kondisi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di perusahaan tersebut :

·         Prinsip “Removing obstacles” yang juga dibahas dalam buku “Removing Obstacles to Safety” artinya adalah tidak memasang fasilitas berupa peralatan atau perlengkapan  apapun di perusahaan sebelum  dilakukan safety evaluation termasuk inspeksi yang dilakukan oleh South Carolina Occupational Safety and Health Administration terhadap  peralatan/ perlengkapan tersebut.

·         “Safety adalah jalan hidup pilihan perusahaan kami. Kami menerapkan prisnisp “Zero Tolerance” terhadap perilaku yang tidak menutamakan keselamatan saat berada di pusat produksi kaca keramik kami. Kami juga melarang berkendaraan sambil mabuk akibat konsumsi minuman keras. Kelalaian akan membawa kita dan keluarga dalam sebuah resiko yang berbahaya.”  (Dawn Scott, vice President of Human Resources)

·         Safety adalah kunci indikator dan faktor terpenting untuk kesuksesan perusahaan. Kami menghabisakan banyak waktu dengan semua karyawan yang sudah seperti keluarga sendiri. BBS program kami (program dengan hal utama mengenai LOTO dan pengurangan kebisingan) sudah berhasil mengurangi angka insiden yang terjadi di perusahaan. (Bill Mountain, Presiden Direktur)

·         Presiden Direktur bertanggungjawab terhadap program K3 di EKNA untuk mencegah terjadikan kecelakaan kerja dan kerusakan fasilitas perusahaan. (David Andrews, QEHS Supervisor)

·         Konsultan South Carolina OSHA  menyebut program  LOTO di EKNA (untuk setiap peralatan di perusahaan ) sebagai “LOTO Kelas Dunia”.

·         Pengurangan kebisingan menjadi fokus di EKNA untuk menghapuskan kebutuhan menggunakan APD pelindung pendengaran di area manapun. EKNA telah menghabiskan ratusan hingga ribuan dolar untuk membeli peralatan dengan kebisingan sangat rendah, hingga kini karyawan di area produksi tidak perlu memakai APD pelindung pendengaran.

 

Semoga para rekan Pro Safety dapat terinspirasi.

Salam Safety untuk Anda dan Keluarga di Rumah

Sumber: lorco.co.id  dan diadaptasi juga dari berbagai sumber

(Silahkan membagikan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber aslinya)

By Kang Aa Widi Safari




Baca juga
8 Desember 2016
Panduan Penggunaan dan Pemeliharaan Peralatan Tangan (Hand Tool)
Palu, kunci pas, pahat, tang, obeng dan peralatan tangan (non-powered hand tool) lainnya seringkali disepelekan sebagai sumber potensi bahaya di tempat kerja.

5 Desember 2016
[Infografis] Fakta Penting Tentang Penggunaan APAR
Mengapa perangkat proteksi kebakaran APAR wajib ada di setiap lantai gedung? Dalam keadaan darurat, APAR sangat diperlukan untuk memadamkan api secara dini atau lebih cepat sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.

1 Desember 2016
NIOSH: Memahami Arti Kode N95, R95, dan P95 Pada Disposable Respirator
Pernahkah Anda mendengar istilah masker atau respirator N95, R95, atau P95? Bagi pekerja industri yang kesehariannya beraktivitas di area dengan paparan partikel berbahaya di udara, mungkin sudah familier dengan pelindung pernapasan jenis ini. Lantas, apa perbedaannya dengan masker biasa? Apa arti kode N95, R95, dan P95 yang tertera pada respirator?

24 November 2016
13 Poin Penting yang Harus Diketahui Supervisor Tentang Safety Talk
Dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), safety talk merupakan program K3 yang wajib disusun oleh setiap perusahaan yang menerapkan SMK3 tersebut. Safety talk sangat penting dilakukan perusahaan sebagai upaya untuk melindungi pekerja dari cedera dan meminimalisasi bahkan menghindari kecelakaan kerja, sehingga kerugian fatal pada peralatan kerja maupun pekerja dapat dihindarkan.

17 November 2016
Tips Sukses Menerapkan 5S di Tempat Kerja
Metode 5S mulai digunakan pada tahun 1972 oleh Henry Ford di Amerika Serikat, yang dikenal dengan program CANDO, yakni Cleaning up, Arranging, Neatness, Discipline dan Ongoing improvement. Barulah, metode ini dipopulerkan sebagai 'Japanese 5S' pada tahun 1980 oleh Hiroyuki Hirano.

Pembayaran

  • BCA
  • No. Rek 777 – 0876553
    An. PT SAFETY SIGN INDONESIA

Tentang Kami

PT Safety Sign Indonesia 

Ruko Maple Kav E
Jl. Raya Gunung Batu No. 201
Bandung 40175
Jawa Barat - Indonesia

  • Phone 1 : 022 8606 5300 
  • Phone 2 : 022 601-0505
  • Mobile 1 : 0817 215 215
  • Mobile 2 : 0811 2257 997
  • Fax       : 022 2003 684 
  • Email    : marketing@safetysign.co.id

fb icon Linkedin

© 2016 Safety Sign Indonesia