Standar Internasional EN 352: Panduan Memilih Alat Pelindung Pendengaran yang Tepat

18 Juli 2016

Tipe pelindung pendengaran apa yang sebaiknya digunakan untuk pekerja manufaktur? Tipe pelindung pendengaran apa yang cocok digunakan untuk kebisingan tingkat tinggi? Pilihan alat pelindung pendengaran sangat tergantung pada sejumlah faktor, termasuk tingkat kebisingan dan kesesuaian alat pelindung pendengaran bagi pekerja dan lingkungannya. Lantas, pelindung pendengaran seperti apa yang cocok untuk Anda? Simak penjelasannya berikut ini!

Sumber: selectsafetysales.com

   

Paparan Kebisingan dan Risikonya

Fakta Paparan Kebisingan

Gangguan pendengaran akibat bising sudah diakui oleh World Health Organization (WHO) sebagai penyakit tak kasat mata yang bisa membahayakan pekerja industri. Saat ini diperkirakan sepertiga (lebih dari 60 juta pekerja) terpapar kebisingan selama lebih dari seperempat dari waktu kerja mereka.

Selain itu, lebih dari 40 juta pekerja juga harus meninggikan suara mereka di atas frekuensi semestinya ketika berbicara dengan rekan kerja rata-rata selama 4 jam. Lebih dari 13 juta pekerja, tidak hanya di bidang industri tetapi juga di sektor pelayanan publik, pendidikan, dan hiburan diduga telah menderita gangguan pendengaran akibat bising di tempat kerja.

Kebisingan mengakibatkan efek berbeda bagi setiap pekerja, tergantung tingkat kebisingan, durasi paparan, dan penggunaan pelindung pendengaran. Bila Anda beraktivitas di area kerja dengan intensitas melebihi nilai batas ambang kebisingan, maka paparannya bisa mengakibatkan beberapa risiko sebagai berikut:

  1. Gangguan pendengaran akibat bising (GPAB) bisa bersifat sementara atau permanen.
  2. Efek fisiologis. Paparan kebisingan berdampak pada sistem kardiovaskular yang mengakibatkan meningkatnya kadar zat katekolamin. Tingginya kadar katekolamin (termasuk adrenalin) menyebabkan tekanan darah tinggi dan gejala lainnya, seperti stres.
  3. Stres akibat kerja. Stres yang berhubungan dengan pekerjaan jarang disebabkan karena satu faktor dan biasanya muncul dari interaksi beberapa faktor risiko. Salah satu faktor penyebabnya adalah kebisingan di area kerja, bahkan dari tingkat terendah.
  4. Meningkatkan risiko kecelakaan. Tingkat kebisingan yang tinggi membuat pekerja sulit untuk mendengar dan berkomunikasi. Hal ini bisa meningkatkan potensi kecelakaan di area kerja.

Siapa yang terkena risikonya?

Siapa pun yang terpapar kebisingan mempunyai risiko mengalami gangguan pendengaran. Berikut bidang pekerjaan dengan risiko paparan kebisingan yang signifikan:

  • Bidang manufaktur dan pertambangan: 40%
  • Bidang konstruksi: 35%
  • Bidang pertanian, komunikasi, dan transportasi: 20%

Selain ketiga bidang di atas, risiko paparan kebisingan juga bisa menyerang sektor pelayanan jasa, seperti pendidikan, layanan kesehatan, dan restoran.

Standar Internasional Seri EN 352: Panduan Memilih Pelindung Pendengaran yang Tepat

Setiap pekerja harus memakai pelindung pendengaran jika kebisingan atau tingkat suara di tempat kerja melebihi 85 dB. Maka dari itu, setiap pekerja wajib memahami pemilihan alat pelindung pendengaran yang tepat untuk meminimalisasi dampak bahaya. 

Pasalnya, efektivitas perlindungan pendengaran akan berkurang jika alat pelindung pendengaran tidak fit atau tepat saat digunakan atau jika hanya dikenakan sebagian waktu selama periode paparan kebisingan. Berikut kriteria pemilihan alat pelindung pendengaran:

  • Kesesuaian dengan jenis pekerjaan
  • Kesesuaian dengan tingkat kebisingan
  • Memberikan perlindungan yang maksimal dan memadai. Periksa buku panduan dari produsen.
  • Kenyamanan saat dipakai, salah satunya fit di telinga pekerja.

 

Tipe Pelindung Pendengaran

Berdasarkan standar internasional seri EN 352, ada dua jenis pelindung pendengaran yang bisa digunakan pekerja yang terpapar kebisingan, di antaranya:

1. Earplug

a. Foam plug – pelindung pendengaran berbahan busa dirancang dengan bentuk disesuaikan kanal dari telinga. Foam plug ini biasanya digunakan untuk menahan atau mengabsorbsi bunyi dengan frekuensi tertentu saja. Ada beberapa produk foam plug yang dilengkapi fitur tahan terhadap kelembaban sehingga memiliki daya tahan yang lama bila disimpan pada suhu dengan kelembaban tinggi.

Sumber: 3m.com

b. Pre Moulded Plug − terbuat dari bahan fleksibel yang bisa menyesuaikan dengan bentuk telinga sehingga nyaman untuk digunakan. Biasanya sudah tersedia menyatu dengan kabel untuk mencegah earplug agar tidak mudah hilang.

Sumber: 3m.com

c. Banded Earplugpods berbahan fleksibel sudah terpasang pada headband berbahan ringan. Ideal digunakan untuk pemakaian secara berselang atau terputus-putus.

Sumber: 3m.com

d. Detectable Earplug − dirancang dengan visibilitas tinggi dan dapat dideteksi oleh logam. Earplug dilengkapi bola berbahan stainless steel untuk mempermudah pendeteksian. Baik kabel atau earplug dapat dengan mudah dideteksi oleh logam. Ideal digunakan untuk industri manufaktur makanan.

Sumber: detectamet.com

e. Musician's Earplug − dirancang untuk mengurangi kebisingan tingkat menengah/sedang. Untuk paparan suara, seperti suara musik, suara di acara publik, dan suara alat transportasi, earplug ini dirancang secara maksimal dalam memberikan perlindungan sementara.

Sumber: eliteaudiologyresources.com

f. Custom Moulded Earplug − bentuk earplug dapat disesuaikan dengan kebutuhan atau bentuk telinga. Fungsi dari custom moulded earplug  akan kurang maksimal jika proses pembentukan tidak dilakukan dengan benar. Sangat penting bagi Anda untuk melakukan tes kecocokan earplug pada telinga selama beberapa kali.

Sumber: makezine.com

2. Earmuff

a. Passive Earmuffcup earmuff terbuat dari bahan keras/kaku dengan bantal lembut untuk mereduksi suara yang masuk ke dalam lubang telinga. Cup dapat berisi cairan, busa, atau kombinasi keduanya. Earmuff ini memberikan perlindungan maksimal di segala tingkat kebisingan.

Sumber: ishn.com

b. Helmet Mounted Earmuffearmuff tersedia dalam berbagai macam model agar bisa terpasang mudah pada safety helmet. Safety helmet dan earmuff merupakan kombinasi yang pas untuk melindungi telinga sekaligus kepala pekerja dari berbagai potensi bahaya di area kerja.

Sumber: coopersafety.com

c. Electronic Earmuff − dilengkapi mikrofon yang terpasang pada cup earmuff untuk menerima dan mengirimkan suara. Dengan electronic earmuff, pekerja dapat mendengar suara rekan kerja dan berkomunikasi dengan mereka dengan jelas. Dirancang dengan maksimum volume di bawah 85 dB. Ideal digunakan untuk petugas kepolisian, petugas militer, kegiatan berburu,  atau kegiatan menembak.

Sumber: midwayusa.com

d. Communications Earmuffearmuff dirancang khusus untuk menggabungkan sistem komunikasi bagi banyak pekerja yang mencakup area yang luas di lingkungan dengan paparan kebisingan tingkat tinggi.

Sumber: safetyquip.com

e. Earmuff with Radioearmuff dapat dihubungkan pada perangkat radio. Selain berfungsi untuk mengurangi kebisingan, dengan earmuff ini pekerja juga masih bisa berkomunikasi dengan pekerja lainnya dengan mudah. Ideal digunakan untuk industri hiburan dan industri lainnya.

Sumber: safetyquip.com

Perawatan dan Pemeliharaan Pelindung Telinga

Earplug

  • Disposable earplug − digunakan untuk sekali pakai.
  • Reusable earplug

o   Ikuti petunjuk produsen

o   Periksa kerusakan dan keausan secara teratur

o   Ganti pods bila tidak lentur lagi

o   Cuci earplug dengan deterjen cair ringan dan air hangat. Pastikan earplug benar-benar kering sebelum digunakan. Simpan earplug di dalam box khusus.

 

Untuk pre moulded plug, performanya akan berkurang tergantung jenis dan faktor lingkungan. Earplug harus diganti jika mengeras atau melunak, robek, retak, atau cacat permanen.

Earmuff

  • Ikuti petunjuk produsen
  • Periksa kerusakan dan keausan secara teratur
  • Hindari memodifikasi bagian headband atau perangkat perlindungan karena dapat mengurangi performa earmuff
  • Ganti bantal telinga bila tidak lentur lagi
  • Ganti unit headband apabila sudah longgar sehingga penutup telinga tidak menempel sempurna.
  • Bersihkan earmuff dengan deterjen cair ringan, kemudian bilas dengan air hangat. Pastikan bahan peredam suara di dalam penutup telinga tidak basah. Jangan gunakan alkohol atau bahan pelarut.
  • Gunakan sikat halus untuk menghilangkan minyak dan kotoran yang dapat mengeraskan bahan penutup telinga
  • Bantalan earmuff biasanya harus diganti dua kali dalam setahun atau lebih − setiap kali bantal menjadi kaku, retak, atau segel terkelupas
  • Hindari menyalahgunakan earmuff atau meregangkan headband karena akan mengurangi tingkat perlindungan.

 

Agar perlindungan pelindung pendengaran lebih maksimal, ikuti instruksi produsen. Pastikan earplug masuk dan menutup saluran telinga secara maksimal atau penutup earmuff menutup rapat dan menempel di kulit secara maksimal.

Perhatikan juga nilai Noise Reduction Rating (NRR) saat memilih pelindung pendengaran. Nilai NRR yang tercantum pada kemasan akan menginformasikan kemampuan pelindung pendengaran dalam mengurangi kebisingan. Bila kebisingan di area kerja sangat tinggi, Anda juga diperbolehkan menggunakan pelindung pendengaran ganda, yakni earplug dan earmuff.

Semoga Bermanfaat. Salam safety!

Sumber: www.SafetySign.co.id